Selamat Datang di Website Adiwiyata SMP Negeri 4 Sidoarjo

Dracaena

Dracaena adalah salah satu kelompok tanaman hias populer, karena memiliki dedaunan yang unik. Nama Dracaena berasal dari bahasa Yunani kuno, yang berarti naga betina. Nama ini cocok untuk tanaman dracaena dengan dedaunan panjang yang tebal dan berbentuk pedang dan sifatnya yang kuat. Namun, dracaena juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh dan lingkungan rumah Anda. Tanaman ini berasal dari Kamerun, tumbuh dalam semak dengan batang ramping dan lentur, dengan daun yang memanjang.Kemudian mulai dibudidayakan masyarakat China dan Jepang, bahkan mulai dibentuk menjadi pola-pola yang menarik. Perawatan Mudah Bahkan sebagian besar masyarakat Jepang dan China memercayai kalau bambu rejeki merupakan flora pembawa hoki (keberuntungan). Itu sebabnya, nama popular bambu rejeki di dunia internasional adalah lucky bamboo. Terlepas dari kepercayaan itu, anda juga bisa memeroleh rejeki atau keberuntungan finansial jika mampu menangkarkan tanaman ini, membentuknya menjadi pola-pola menarik, kemudian menjualnya ke kolektor-kolektor tanaman hias. Tanaman yang tumbuh tegak dengan bentuk batang bulat dan beruas-ruas. Daun dracaena berbentuk tunggal, tidak bertangkai, dan pelepah memeluk batang. Selain itu, daun dracaena bertepi rata, panjang daun cm, lebar daun 3-5 cm, pertulangan daun sejajar, permukaan daun licin. Dracaena mudah dibiakkan dengan stek batang. Bagian batang dipotong sepanjang 20 cm, lantas disemai di media pasir basah. Seminggu kemudian tumbuh akar dan tunas. Ia termasuk tanaman bandel. Bisa ditanam di dalam maupun di luar ruangan. Tahan cahaya sinar matahari langsung maupun tempat teduh. Medianya tak boleh kekeringan. Dracaena butuh cukup air. Jika ditanam di pot, medianya campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang. Dracaena cepat tumbuh, sehingga perlu sering ganti pot. Jika akarnya sudah berdesakan, tanaman tidak subur dan menguning.

Leave a Reply

Tidak Punya Akun ?

X